Minggu, 24 Juli 2016

Bagaimana Memutihkan Gigi Anda Dengan Cepat



Memutihkan Gigi Dengan Cepat. Gigi manusia pada dasarnya tidak berwarna putih melainkan sedikit kekuningan. Apalagi jika si empunya gigi memiliki kebiasaan merokok dan minum kopi panas, tentu warna giginya akan terlihat lebih jauh lagi dari warna putih. Maka tidak mengherankan kalau banyak orang ingin memiliki gigi yang putih guna menunjang penampilan seseorang karena warna putih pada gigi cenderung lebih cantik dilihat serta identik dengan kebersihan. (
 
Sebagian orang rela mengeluarkan dana yang besar demi tujuan ini dengan pergi ke dokter untuk mendapatkan threatment dan perawatan dengan menggunakan teknologi terbarukan. Tentu saja selain menghabiskan dana hanya untuk keperluan memutihkan gigi dianggap berlebihan, juga tak semua orang punya kemampuan merogoh kocek lebih dalam. Lantas adakah cara cepat dan mudah memutihkan gigi dengan hanya memanfaatkan barang-barang murah di sekitar kita tanpa menguras uang di kantong ?

Dilansir dari elitereaders, senin (18/07/2016), langkah awal yang mesti kita siapkan adalah aluminium foil yang telah dipotong kecil sesuai ukuran gigi. Lalu rendam potongan aluminium foil tersebut ke dalam larutan air yang telah dicampur baking soda secukupnya. Setelah itu kita pasang aluminium foil tersebut pada gigi sampai seluruh gigi tertutupi. Untuk hasil maksimal cobalah untuk melakukannya setidaknya 2 kali dalam seminggu. (Pesawat n245)

Bagaimana, anda tertarik mencoba ?


Liin artikel lainnya :



Pesawat N 245 Dirgantara Indonesia

Pesawat terbang Indonesia yang satu ini mungkin saja masih asing di telinga kita. Tapi tak apalah sedikit saya jabarkan gambaran secara garis besarnya lewat tulisan sederhana ini. Pesawat N 245 ini termasuk ke dalam kategori pesawat angkut. Pesawat terbang dengan dua buah mesin turboprop ini direncanakan akan terbang pertama kali pada tahun 2016 nanti. Namun produk yang satu ini bisa dikatakan masih rencana kasar yakni sebagai pengembangan dari armada sebelumnya, CN 235.
 
Produk pesawat terbang sebelumnya yakni CN 235 ynag merupakan produk patungan antara Indonesia dengan Spanyol atau PTDI dengan Casa dinilai memiliki ongkos operasional yang cukup tinggi. Berawal dari fakta kurang mengenakkan itu kemudian Dirgantara Indonesia yang bermarkas di Bandung ini berencana mengembangkannya menjadi CN 235 NG (Next Generation). Nah pesawat terbang ini lah yang kemudian disebut sebagai pesawat N 245. (kantor lion air jakarta)

Pesawat N 245 yang irit secara operasional ini nantinya akan mempunyai ruang kabin yang lebih luas sehingga dengan begitu akan menambah jumlah muatan yang bisa dibawa (pay load). Produk pengembangan ini, sekali lagi, juga diklaim mempunyai ongkos operasi yang lebih kecil dari pendahulunya.

Dalam beberapa tahun terakhir ini Dirgantara Indonesia sebagai satu-satunya produsen kapal terbang dalam negeri memang tampaknya tengah menelurkan ide-ide yang besar di samping memperoleh banyak job dan order. Semoga saja semua rencana atau gagasan baik ini berjalan mulus dan berakhir dengan kesuksesan.

Hingga artikel ini dopostingkan, penulis belum mendapatkan gambaran dari desain awal atau desain kasar pesawat N 245 yang katanya akan siap mengudara pada 2016 nanti. Selain pangsa pasar yang tinggi dan kecilnya biaya operasional, desain yang memenuhi karakter nilai estetika tinggi juga akan memepengaruhi minat para calon pembeli. Dibutuhkan sentuhan perasaan untuk menghasilkan produk yang selalu terlihat futuristik dan tidak ketinggalan jaman hingga puluhan tahun ke depan.

Negara-negara Asean saat ini telah mempercayai PT. Dirgantara Indonesia sebagai produsen pesawat terbang regional yang cukup kredibel dalam memenuhi keinginan para operator. Fakta ini terbukti dari minimnya keluhan para pelanggan terhadap produk-produk buatan pabrik pesawat di Bandung ini baik untuk produk-produk sayap tetap (fix wing) maupun sayap putar (rotary wing). 


Tulisanku Yang Lain :

Jumat, 22 Juli 2016

Mengenal Maskapai Baru Batik Air



Apakah teman-teman sempat mengamati bahwa dunia penerbangan nasional sedang mengalami persaingan yang amat ketat ? Salah satu buktinya yaitu berdirinya maskapai penerbangan lokal yang juga ingin bersaing mendapatkan pasar yang menjanjikan. Salah satu maskapai baru itu adalah Batik Air yang tidak lain adalah sebuah anak usaha dari perusahaan penerbangan nasional dengan jumlah armada terbanyak, yaitu Lion Group.
 
Batik Air yang terbang pertama pada 3 Mei 2013 ini, dalam tiap penerbangannya menyediakan layanan berkelas bagi tiap penumpang di semua kelas (baik ekonomi dan bisnis). Selain makanan dan minuman selama penerbangan, para penumpang juga akan dimanjakan dengan hiburan melalui gadget pintar semacam layar video dengan teknologi layar sentuh yang dipasang pada tiap kursinya. Baca - maskapai lion air

Dalam hal armada yang digunakan, maskapai baru ini terbilang tidak tanggung-tanggung. Burung besi buatan pabrik pesawat terbang besar di Amerika Serikat, yakni Boeing 737-900 ER siap mengantarkan perjalanan udara sampai ke tempat tujuan. Ini termasuk jenis pesawat baru dengan teknologi terbaru juga.

Tempat duduk penumpang di kelas ekonomi diatur sedemikian rupa agar jarak antara baris satu dengan yang lainnya menyisakan ruang yang nyaman untuk kaki penumpang. Jenis kursinya pun terbaik terutama bila dibandingkan dengan pesawat Boeing 737 seri klasik. Di bandara internasional Cengkareng (Soekarno Hatta) Batik Air melayani penumpang dan calon penumpangnya melalui Terminal 3.

Dengan pusat operasi penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, maskapai ini terbang pulang-pergi ke kota-kota seperti Balikpapan, Ambon, Yogyakarta, Pekanbaru dan Bali. Tertarik mencoba terbang dengan airline baru ini ? Saya juga tertarik, tapi sepertinya belum ada tujuan yang direncanakan disamping belum ada duit, he he.

tambahan
Pihak Juru bicara perusahaan Boeing telah mengkonfirmasi bahwa maskapai kelas premium ini telah menyatakan komitmennya untuk memesan 5 armada baru yaitu pesawat Boeing 787-8 Dreamliners sebagai armada tambahan. Atas hal ini perusahaan Boeing mengucapkan selamat pada maskapai premium Batik Air besutan Lion Group ini yang telah menjadikan pesawat Boeing 787 Dreamliner sebagai pilihan. Ini merupakan pilihan yang dianggap tepat karena pesawat jenis ini dibangun secara luas dengan material komposit yang sangat ringan. Pesawat ini juga diklaim 20 persen lebih efisien bahan bakarnya dibandingkan pesawat sekelasnya. Pesanan tersebut bernilai 967,6 juta USD.

Update berita terbaru menyebutkan bahwa Batik Air meluncurkan penerbangan premium ini untuk menyasar penumpang kelas menengah. Armada-armada barunya akan difokuskan pada rute-rute pusat utama seperti Jakarta, Ambon dan Balikpapan.


Mengenal Lebih Dekat Lion Air


Nama resmi dari maskapai Lion Air adalah PT. Lion Mentari airline. Perusahaan penerbangan (maskapai) ini termasuk yang terbesar di Indonesia setelah sebelumnya memesan 230 pesawat terbang baru jenis Boeing 737-900 ER yang akan dan telah digunakan untuk melayani rute-rute berjadwal pada segmen nasional maupun regional. Sedangkan untuk penerbangan internasional, maskapai ini mengoperasikan pesawat berbadan lebar yakni Boeing 747-400. Bahkan bisa jadi pada tahun 2025 nanti Lion Air akan menjadi salah satu maskapai terbesar di dunia bila pesanan-pesanan pesawatnya telah diterima seluruhnya.
 
Pihak Boeing mencatat pesanan Lion Air ini merupakan sejarah kontrak pemesanan terbesar selama ini. Dengan nilai transaksi sebesar 14 miliar USD, Lion Air seakan telah memberikan suntikan dana yang sangat dibutuhkan bagi Negara Amerika Serikat yang saat itu tengah diguncang krisis.

Selain membeli produk dari pabrik Boeing di Amerika, maskapai ini juga telah memesan pesawat-pesawat buatan pabrik Airbus, yang ada di Eropa. Jumlah pesanan yang berikutnya ini juga terbilang fantastis yakni dengan jumlah pesanan pesawat jenis Airbus A320 sebanyak 234 buah atau setara dengan nilai kontrak pesanan sebesar 225 triliun. Langkah ini terbilang sangat berani sehingga dunia pun mencatatnya sebagai sebuah sejarah penting dalam dunia penerbangan. Jika seluruh pesanan tersebut telah rampung diserahterimakan, maka lion air pada 2025 nanti diperkirakan memiliki sekitar 600 buah armada pesawat terbang.

Maskapai yang berdiri tahun 1999 ini pada awalnya hanya mengoperasikan pesawat-pesawat yang sudah tua seperti Boeing 737-200, Airbus A310 dan MD 90. Namun sekarang pesawat-pesawat tua tersebut kebanyakan sudah tidak digunakan lagi. Penerbangan maskapai Lion Air berpusat di Jakarta (Cengkareng) sebagaimana umumnya pada maskapai-maskapai nasional lain. Alamat Lion Air di Jakarta berada di lion tower di Jakarta Pusat.

Saat ini maskapai besar ini telah memiliki anak perusahaan bernama Wings Air dan Batik Air. Wings Air yang dibekali pesawat jenis MD dan ATR lebih ditujukan untuk melayani rute-rute jarak pendek. Sedangkan Batik Air difokuskan untuk penerbangan premium dengan membekalinya dengan beberapa pesawat baru Boeing 737-900ER.


Lihat Juga - Kecelakaan Air Asia